Memahami Record A, CNAME, MX, TXT, dan NS
Penjelasan fungsi record DNS yang paling umum beserta contoh penggunaannya.
Record A
A record mengarahkan nama host ke alamat IPv4.
@ A 203.0.113.10
www A 203.0.113.10
Gunakan record ini untuk mengarahkan domain ke server website.
Record CNAME
CNAME membuat alias dari satu nama host ke nama host lain.
www CNAME domainanda.com
CNAME biasanya tidak digunakan pada root domain apabila penyedia DNS tidak mendukung flattening.
Record MX
MX menentukan server penerima email domain. Priority lebih kecil biasanya lebih diprioritaskan.
10 mail.domainanda.com
Pastikan hostname tujuan MX memiliki A record yang valid.
Record TXT
TXT digunakan untuk verifikasi dan kebijakan email seperti SPF, DKIM, dan DMARC.
@ TXT v=spf1 a mx ~all
Record NS
NS menentukan nameserver otoritatif domain. Perubahan NS dilakukan di registrar, bukan hanya di DNS Zone Editor.
TTL
TTL menentukan berapa lama resolver menyimpan record dalam cache. Nilai rendah mempercepat perubahan terlihat, tetapi meningkatkan jumlah query DNS.
Tips pengelolaan
- Hindari membuat record duplikat yang saling bertentangan.
- Catat nilai lama sebelum mengubah DNS.
- Tunggu propagasi sebelum menyimpulkan perubahan gagal.
- Gunakan titik akhir pada hostname hanya jika panel DNS memang memerlukannya.
Kesalahan pada MX atau TXT dapat memengaruhi pengiriman email meskipun website tetap aktif.













