Cara Membuat Backup Manual di cPanel
Buat backup file dan database melalui cPanel, download ke lokasi terpisah, dan siapkan langkah pemulihan.
Tentukan jenis backup
Full backup dapat mencakup home directory, database, konfigurasi email, dan data akun, tetapi proses restore penuh mungkin memerlukan bantuan penyedia. Partial backup lebih mudah digunakan untuk file atau database tertentu.
Backup file website
Buka File Manager, pilih document root, kompres ke ZIP, lalu download. Hindari menyimpan banyak ZIP lama di public_html karena menghabiskan storage dan berisiko dapat diakses.
Backup database
Gunakan phpMyAdmin untuk memilih database lalu Export. Format SQL umumnya cukup. Untuk database besar, gunakan metode custom, kompresi, atau tool command line jika tersedia.
Catat konfigurasi lain
Simpan daftar cron job, versi PHP, domain, DNS penting, dan akun email bila diperlukan. File dan database saja mungkin tidak merekam seluruh konfigurasi layanan.
Simpan di lokasi terpisah
Gunakan komputer lokal dan penyimpanan cloud atau media lain. Beri nama file dengan domain dan tanggal agar mudah ditemukan.
Uji backup
Buka arsip untuk memastikan tidak rusak, periksa file utama dan ukuran SQL, lalu lakukan uji restore pada staging apabila website sangat penting.
Kesimpulan
Buat backup file dan database melalui cPanel, download ke lokasi terpisah, dan siapkan langkah pemulihan. Gunakan kebutuhan nyata website sebagai dasar keputusan, lakukan perubahan secara bertahap, dan simpan backup sebelum mengubah konfigurasi penting.
Untuk kebutuhan backup manual cPanel, domain, email bisnis, atau pengelolaan website dengan cPanel, Anda dapat membandingkan layanan yang tersedia di cPanelHosting.id dan memilih paket sesuai tahap pertumbuhan website.













