Berapa Kapasitas Hosting yang Dibutuhkan Website?
Hitung kebutuhan storage hosting berdasarkan file website, database, email, backup, media, dan ruang pertumbuhan.
Komponen yang memakai storage
Storage hosting tidak hanya berisi file website. Database, mailbox, cache, log, temporary file, dan backup juga menggunakan ruang. Pada WordPress, folder media sering menjadi komponen terbesar karena gambar diunggah dalam beberapa ukuran.
Perkiraan untuk website sederhana
Company profile dengan puluhan halaman dan gambar yang sudah dikompres dapat berjalan dengan kapasitas relatif kecil. Namun, sediakan ruang untuk update, staging, cache, dan email. Memilih kapasitas persis sebesar penggunaan saat ini membuat website cepat kehabisan ruang.
Website toko online dan portal
Toko online menyimpan banyak foto produk, data order, log, serta backup. Portal dengan upload pengguna juga dapat tumbuh cepat. Buat estimasi pertumbuhan bulanan dan tetapkan kebijakan penghapusan file yang tidak lagi diperlukan.
Cara menghitung kebutuhan
- Catat ukuran file website saat ini.
- Catat total ukuran database.
- Hitung penggunaan mailbox.
- Tambahkan kebutuhan backup lokal.
- Tambahkan ruang pertumbuhan minimal 30–50 persen.
- Evaluasi kembali setiap beberapa bulan.
Cara menghemat storage
Kompres gambar ke WebP atau AVIF, hapus backup lama dari public_html, bersihkan cache dan log, serta jangan menyimpan file installer yang sudah tidak digunakan. Backup penting sebaiknya juga disimpan di lokasi terpisah.
Kesimpulan
Hitung kebutuhan storage hosting berdasarkan file website, database, email, backup, media, dan ruang pertumbuhan. Gunakan kebutuhan nyata website sebagai dasar keputusan, lakukan perubahan secara bertahap, dan simpan backup sebelum mengubah konfigurasi penting.
Untuk kebutuhan kapasitas hosting, domain, email bisnis, atau pengelolaan website dengan cPanel, Anda dapat membandingkan layanan yang tersedia di cPanelHosting.id dan memilih paket sesuai tahap pertumbuhan website.













